Thursday, January 26, 2012

Re: [beasiswa] [butuh info] Beasiswa utk program ekstensi Diploma III ke S1

 

kebetulan saya salah satu dari staf di UMS surakarta. untuk transfer dari DIII ke S1 geografi dapat ditanyakan langsung ke Dekan fakultas geografinya. untuk beasiswa program ekstensi/transfer tahun ini belum ada namun mohon tanya langsung ke Dekan Fak.geografi UMS untuk kejelasannya.


From: Neneng Aliyah Suparta <yahui_lia@yahoo.co.id>
To: beasiswa@yahoogroups.com
Sent: Sunday, January 22, 2012 10:06 AM
Subject: [beasiswa] [butuh info] Beasiswa utk program ekstensi Diploma III ke S1

 
Ysh Rekan2 para pejuang beasiswa,

Salam kenal, saya newbie di milis ini. Saya Lia bekerja di salah satu kantor unit Kementerian Kehutanan di Prov Kalimantan Barat.
Setelah 2 tahun bekerja saya berpikir bahwa sudah saatny saya melanjutkan kuliah (inipun berdasarkan UU juga yg mensyaratkan demikian). Saya berminat besar thd ilmu geografi, sayangnya di kota ini tidak ada univ dgn jurusan geografi tsb. Saya tertarik dgn UMS di Surakarta. Dan utk bisa kuliah di luar pulau ini disarankan dgn beasiswa utk memuluskan perizinannya ke kantor tempat saya bekerja.
Mungkinkah ada beasiswa yg saya perlukan, utk program ekstensi dari diploma ke jenjang sarjana? Bila ada bagaimana saya bisa mengajukan dan memperolehnya? Mohon saran dan masukanny dari rekan2 sekalian?

Tksh,
Lia - Pontianak


__._,_.___
Recent Activity:
INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS:
http://id-scholarships.blogspot.com/

===============================

INFO LOWONGAN DI BIDANG MIGAS:
http://www.lowongan-kerja.info/lowongan/oil-jobs/

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
.

__,_._,___

#FrenBC @ DI JUAL EXCAPATOR

 

Dear BCers,
Selamat siang,
mohon ijin pak moderator,untuk posting barang,
Dijual excapator catterpilar 320 D thn 2010, HM 3500-4800,Harga 850jt/Unit (nego).

Berminat serius, silahkan Hubungi Langsung :
Bpk. Johan Malik,
no.hp :08113945450
Email : johanmalik80@gmail.com

Terima kasih pak moderator atas ijinny & rekan2 BCers atas kerjasamanya.

Salam sukses,

Ridho R

__._,_.___
Recent Activity:
<*> http://www.facebook.com/groups/bisniscenter || http://twitter.com/BisnisCenter

+++
:-) Do...., Real, Respect, Warm, Interact, Related, Short-Informative
:-( Don't., OneLiner, scam, MLM pyramid spam scheme, illegal-SARA
*_^ Just Friday 4 Selling or promote your Service/Product
.

__,_._,___

[beasiswa] [INFO] Beasiswa Unggulan Double Degree MPWK-UNDIP

 

Dear All


Telah dibuka pendaftaran Mahasiswa baru kelas Unggulan Double Degree Kerjasama MPWK UNDIP dengan DIKNAS periode maret 2010. Angkatan 2011-2012 syarat sbb:

IPK S1 3.25; Toefl 500 & TPA 450.Peminat dapat menghubungi sekretariat MPWK. Gedung ALantai III Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Kampus UNDIP Tembalang, semarang 50275 Telepon: (024) 76486820, 8413880, 76480665 Faksimili: (024)76486821, 8454352, 76480665 website: www.mpwk.undip.ac.id; e-Mail: mpwk@undip.ac.id
SF

__._,_.___
Recent Activity:
INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS:
http://id-scholarships.blogspot.com/

===============================

INFO LOWONGAN DI BIDANG MIGAS:
http://www.lowongan-kerja.info/lowongan/oil-jobs/

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
.

__,_._,___

[vacancy] DIBUTUHKAN SEGERA : TEKNISI LAPANGAN (TLAP-M0112)!!!!

 


Salah satu klien kami yang bergerak dibidang Network, Internet & Hosting Provider yang memiliki beberapa cabang di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Serang, sedang membutuhkan beberapa posisi sebagai :


TEKNISI LAPANGAN

(TLAP-M0112)



Syarat :
•    Pria
•    Pendidikan SMA/SMK, diutamakan dari jurusan Teknik, Komputer dan Rekayasa Perangkat Lunak
•    Dapat mengoperasikan Ms. Office & Internet
•    Memiliki SIM C
•    Bersedia bekerja mobile dan Shift



Kirimkan Surat Lamaran Lengkap dengan kode posisi (TLAP-M0112) ke:
PT. Mitra Kerja Utama
Wisma 76 lt. 18
Jl. S. Parman Kav. 76 Slipi, Jakarta barat
atau email ke cv.sdm@mitrakerja.com

You can join our Facebook Account : www.facebook.com/MitraKerjaUtama also follow Our twitter  @HRD_MitraKerja, and you will receive our notification everytime we have a new job vacancy.


__._,_.___
Recent Activity:
____
40000+ members and counting.
No Spam. No Ads. No Bull. Just plain job posts.
Join us, send a blank e-mail to: vacancy-subscribe@yahoogroups.com
For jobs in India, send e-mail to: vacancy-india-subscribe@yahoogroups.com

===================
.

__,_._,___

[beasiswa] Re: [butuh info] Beasiswa untuk lulusan pesantren ke perguruan tinggi

 


 saya rasa bisa untuk melanjutkan ke PTN.
kebetulan punya kawan di asrama itb,lulusan pesantren az zaitun, dia masuk ke kimia itb, lewat SNMPTN.

untuk beasiswa, biasanya setelah masuk/diterima di PTN tsb.

smoga membantu
-rizal-

__._,_.___
Recent Activity:
INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS:
http://id-scholarships.blogspot.com/

===============================

INFO LOWONGAN DI BIDANG MIGAS:
http://www.lowongan-kerja.info/lowongan/oil-jobs/

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
.

__,_._,___

#FrenBC @ Masih adakah investasi yg baik di tahun naga?

 

Melanjutkan tulisan kemaren yg terputus karena donlodan film bajakannya dah siap ditonton...
mumpung blom ada ACTA

kemarin sudah sampai ttg 'waktu' sebagai modal investasi terpenting
waktu bisa memberi kita kesempatan u mendapatkan apapun yg kita inginkan

setiap orang dikasih jatah waktu mutlak adalah 24 jam,
itu sih smua orang juga tau ya
yg jadi masalah adalah yg kita manfaatkan adalah waktu relatif 
setiap orang punya waktu relatif yg berbeda2...

ada yg waktunya sama2 24 jam 
tapi kinerjanya sperti orang yg waktunya 36 jam sehari,
karena capaiannya jauh lebih banyak daripada orang biasa

ada juga orang yg hasil kerja sehari sama dengan hasil kerja orang lain selama seminggu
entah gimana caranya, tu orang bisa membuat 1 man day = 40 man hour
begimana caranyeee.....?
(kalo orang proyek tau ya istilah man hour.... )

satu kesimpulan yg sy dapat,
waktu seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri
bagaimana cara orang memanfaatkan waktunya, 
maka capaiannya pun ga jauh2 dari situ

tulisan lalu sy kutip tentang salah satu penggunaan waktu bahwa
"dengan siapa kita berkumpul maka ke sanalah kita menuju"
ada lagi yg akan sy kutip ttg pemanfaatan waktu,
"buku2 yg kita baca hari ini menentukan sperti apa kondisi kita 5 tahun ke depan"

apa artinya? kalo digeneralisasi akan sperti ini,
"informasi yg kita terima hari ini akan menentukan masa depan kita"
karena informasi yg kita terima, disaring, diinterprestasikan, dihipotesa,
diuji, disimpulkan... akan menentukan apa yg akan kita perbuat

masalahnya, sekarang ni jaman informasi...

informasi kita terima dari mana aja, entah bener entah salah
entah penting entah spam, entah akurat entah blur
brarti yg paling penting pertama2 adalah kemampuan kita menyaringnya

contohnya aja info plastik beberapa waktu yg lalu....
"lihat dibawahnya, kalo tanda segitiganya ada angka 7 artinya.... bla bla bla..
jangan sekali2 u makanan pake plastik yg angkanya....."
berapa orang yg percaya bulat2? ato minimal terpengaruh?? buanyaaaak...

padahal itu informasi sampah... yaa sampah betulan...
segitiga di bawah wadah plastik itu kan simbol recycle...
kalo kita tukang sampah, angka2 itu menunjukkan gimana cara merecyle-nya...
jadi informasi sampah kan? ^_^

plastik u makanan itu tandanya sendok garpu...
kalo ada sendok garpunya artinya aman dipake u makanan....

yg membuat sy prihatin saat ini, 
kita menerima informasi ga jelas juntrungannya, 
menyaringnya ga bisa,
jangankan diinterprestasi dengan benar, ini info u apa aja ga tau...
hipotesa? apa itu??
diuji? pake apa? buat apa susah2 diuji? pake langsung ajaa...
kesimpulannya am bu ra doel....
trus yg dilakukannya apa dong... boro2 melakukan, terlalu banyak informasi ga jelas,
jadinya kena decision paralysis...

itu baru sekedar mengelola informasi, perlu waktu ya...
belom tentang mengelola kegiatannya... perlu waktu juga...

kalo saja kita u setiap bidang yg diperlukan,
kita punya sumber informasi yg BAL (Benar Akurat Lengkap),

mudah diinterprestasikan dan memberi pilihan2 yg jelas perbedaannya,
sehingga tinggal dieksekusi,
bukankah banyak sekali waktu yg bisa dihemat?
(tentu saja informasi tinggi ombak di selat sunda ga diperlukan oleh petani di jatim ya) 

 

Tapiii.... informasi sehebat apapun ga ada gunanya kalo ga ada tindakannya
manajemen tindakan tetep yg paling utama
masalahnya kan banyak orang yg melakukan, tapi hasilnya ga sepadan

sperti kata warkop,
"kerjaan sih banyak, yg bayar yg ga ada"

karena banyak orang yg tidak melakukannya dengan benar
baik benar secara hasil, cara, tempat, waktu, dan faktor2 lainnya

kata socrates.

"kalo orang mengetahui yg benar, dia akan bisa melakukannya dengan benar"

"kadang diperlukan 1 ton pengetahuan u mengubah 1 ons persepsi"

(waduh, mo ujan...cabut aah...)

Plan Your Future Finance
Bersama Wealth Manager Association
tim penulis buku The Secret of Wealth Management
Selasa 31 Januari 2012
pk 10.00 - 15.00 WIB

BIC Building
Ruko Landmark Modern Shop House A 17
Jl Indragiri 12-18 Surabaya

Rp 450.000/orang
Rp 800.000/couple

contact: 031 56 888 99 (Indah)

Nantikan acara-acara lainnya dari Wealth Manager Association,

dan bergabunglah dengan komunitasnya

Sy kaya bukan karena memiliki segalanya,
sy kaya karena tidak memerlukan apa-apa lagi - quote by Someone

-prie-

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
<*> http://www.facebook.com/groups/bisniscenter || http://twitter.com/BisnisCenter

+++
:-) Do...., Real, Respect, Warm, Interact, Related, Short-Informative
:-( Don't., OneLiner, scam, MLM pyramid spam scheme, illegal-SARA
*_^ Just Friday 4 Selling or promote your Service/Product
.

__,_._,___

Re: [beasiswa] [butuh info] Legalisir IELTS oleh notaris

 

setahu saya biaya cetak ulang Rp. 75.000 (pengalaman di IALF) + biaya kirim ke universitasnya. setahu sy IELTS hanya 1 lembar bolak-balik

--- On Wed, 25/1/12, ccl_shining@yahoo.com <ccl_shining@yahoo.com> wrote:

From: ccl_shining@yahoo.com <ccl_shining@yahoo.com>
Subject: [beasiswa] [butuh info] Legalisir IELTS oleh notaris
To: "beasiswa@yahoogroups.com" <beasiswa@yahoogroups.com>
Date: Wednesday, 25 January, 2012, 7:38 PM

 
Dear milister

Mohon infonya apa legalisir IELTS boleh dilakukan oleh notaris. Saya sudah minta legalisir oleh IDP tapi mereka sudah tidak melaukan legalisir. Jadi IELTS akan dicetak ulang oleh IDP dan langsung dikirimkan ke universitas yang berhubungan dengan biaya 210ribu. Biaya ini jauh lebih mahal dibandingkan biaya legalisir per 1 halaman. Karena itu saya berpikir untuk legalisir di notaris. Tapi apa kesahannya sama dengan legalisir oleh IDP?
Terima kasih sebelumnya

Sisihlia

__._,_.___
Recent Activity:
INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS:
http://id-scholarships.blogspot.com/

===============================

INFO LOWONGAN DI BIDANG MIGAS:
http://www.lowongan-kerja.info/lowongan/oil-jobs/

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
.

__,_._,___

[sintesa-resourcing] Artikel – Presenting The Future

 

 
Artikel – Presenting The Future
 
Hore, Hari Baru! Teman-teman.
 
Catatan Kepala: "Tidak seorang pun tahu pasti yang akan terjadi dimasa depan. Namun kita bisa memperkirakannya dari cara hidup masa kini."
 
Presenting the future. Kalimat yang menarik, bukan? Membawa masa depan kepada kekinian. Maaf, kalimat ini bukan sebuah jargon yang sekedar enak didengar atau keren untuk diucapkan. Bagi saya, kalimat itu memiliki makna yang teramat dalam. Mengapa? Karena kita semua menginginkan masa depan yang lebih baik, bukan? Kita terikat kepada masa depan. Itulah sebabnya mengapa kita menabung. Mengapa kita bekerja. Mengapa kita menjalani hari-hari kita dengan yang seharusnya. Karena jika tidak ada masa depan, mungkin kita sudah sejak lama menyerah. Jika tidak ada masa depan, mengapa Anda mau bersusah payah melakukan pekerjaan itu? Jika tidak ada masa depan, mengapa Anda masih mau keluar rumah pagi-pagi sekali, berjibaku dibawah tatapan matahari, dan baru pulang dimalam hari? Masa depan, itulah alasan kita. Pertanyaannya adalah; masa depan kita akan menjadi seperti apa ya……?    
 
Pekan lalu, saya berkesempatan untuk menjadi narasumber dalam sharing session di The Jakarta Futures Exchange (JFX). Dalam hubungan dengan JFX itulah saya pertama kali mengenal motto itu. Sekarang Anda tahu jika kalimat itu bukan saya yang membuat. Saya meminjamnya dari JFX yang tengah berbenah diri melakukan perubahan untuk menuju masa depan yang lebih baik. Jauh-jauh ngomongin JFX, buat kita pribadi apa manfaatnya? Oh, banyak sekali. Kalau JFX melakukan perubahan di tingkat korporasi, maka kita bisa melakukannya di tingkat pribadi. Perusahaan berbicara soal visi. Kita pun sama-sama ingin melihat masa depan yang lebih baik. Maka presenting the future itu memiliki revelansi yang tinggi dengan proses pertumbuhan setiap pribadi. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar dari motto presenting the future, saya ajak memulainya dengan memahami 5 sudut pandang Natural Intelligence (NatIn™), berikut ini:
 
1.      Mulai dengan membidik ke masa depan. Membidik ke masa depan adalah langkah pertama yang perlu kita lakukan. 'The future', kalau kata teman-teman di JFX. Dimasa depan ada begitu banyak alternatif atau pilihan berupa berbagai kemungkinan. Nah, kita mau memilih kemungkinan yang mana. Sederhananya, kita ingin mewujudkan masa depan seperti apa. Jadi dasarnya bukanlah menebak-nebak masa depan kita 'akan' menjadi seperti apa. Melainkan kita merancangnya 'supaya' menjadi seperti apa. Lho, apakah ada bedanya? Ada. Meramalkan akan menjadi seperti apa masa depan itu hanya sekedar 'nrimo'. Hanya meneropong. Apapun yang akan terjadi, ya kita sekedar tahu. Kalau sudah tahu, so what? Kalaupun ada gunanya hanya sedikit. Tetapi merancangnya supaya menjadi apa, memiliki arti yang berbeda sekali. Itu adalah geliat. Cita-cita. Atau tekad.  Kita melihat adanya kemungkinan bahwa masa depan kita akan menjadi seperti yang kita inginkan. Maka begitu melihat alternatif itu, kita membidiknya kearah itu. Bukankah kita selalu mempunyai kemerdekaan untuk berjalan kearah mana saja? Jika demikian, kita pun merdeka untuk membidik masa depan pada opsi atau pilihan kemungkinan yang mana pun.
 
2.      Tetap berpijak kepada hari ini. Mengejar masa depan sering membuat kita lupa untuk berpijak pada hari ini. Padahal, tidak ada masa depan yang 'putus hubungan' dengan hari ini. 'The present', teman-teman di JFX bilang. Ada keterkaitan erat antara the future dengan the present. Maka tugas kita adalah 'presenting the future', yaitu; menjadikan masa depan sebagai agenda utama kita hari ini. Sederhananya, kita perlu mengindahkan tindakan dan perilaku kita hari ini agar bisa mendukung terwujudnya masa depan yang kita inginkan. Mari perhatikan sekali lagi, betapa kita mengimpikan masa depan yang indah dan menyenangkan. Kita tahu bahwa untuk mewujudkannya kita harus memiliki kualitas pribadi tertentu, misalnya. Namun, hari-hari kita tidak dijalani dengan usaha untuk mengasah diri hingga mencapai tingkatan yang memungkinkan kita mewujudkan masa depan itu. Jika kita menyia-nyiakan hari ini, maka jalan menuju ke masa depan yang kita inginkan akan menjadi semakin panjang. Sebaliknya jika kita benar-benar mengoptimalkan 'hari ini', maka kita memiliki peluang lebih besar untuk meraih apa yang kita inginkan.  
 
3.      Lintasi naik-turun perjalanannya. Jika kita masih merasa perjalanan ini hanya menanjak saja atau menurun melulu, mungkin kita belum berjalan cukup jauh. Jadi, jangan dulu mengeluh. Beratnya tanjakan. Atau mengerikannya turunan curam. Itu hanya sementara saja. Jika yakin bahwa itu jalan terbaik menuju ke masa depan yang kita inginkan itu, maka tidak ada pilihan lain kecuali menjalaninya, bukan? Kecuali jika Anda tidak yakin. Ya jangan tinggal terus di jalan itu dong. Cari, jalan mana yang Anda yakini. Harga komoditas juga sama; kadang naik, kadang turun. Saat naik teman-teman di JFX gembira karena kenaikan itu mengindikasikan peluang mendapatkan laba. Pada saat turun juga teman-teman JFX tetap gembira, karena itu mengisyaratkan untuk bersiap-siap menanamkan investasinya. Kita, mungkin perlu belajar kepada mereka. Agar ketika melintasi jalan mendaki kita tetap optimis bahwa pendakian itu akan membuat nilai diri kita semakin tinggi. Sedangkan ketika meluncur pada turunan curam, kita juga tetap yakin bahwa turunan itu bisa menumbuhkan rasa syukur yang mendalam. Dengan begitu, kita selalu memiliki optimisme yang ditemani oleh rasa syukur. Sebab, optimisme memberi kita energy untuk terus melangkah. Sedangkan rasa syukur memampukan kita untuk menikmati apa yang kita miliki. Jadi, saat melintasi jalur naik dan turunnya; ya jalani saja.
 
4.      Waspada terhadap berbagai godaannya. Di sepanjang perjalanan kita ada banyak sekali persimpangan, perempatan atau pertigaan. Banyak juga jalan kecil dan gang. Semuanya bisa membelokkan kita kearah yang tidak menuju ke tempat yang kita ingin datangi. Perjuangan kita juga selalu dirubungi oleh berbagai macam godaan. Diantaranya berupa kenikmatan dan kesenangan yang memiliki daya tarik sedemikian besarnya. Sejak kemarin misalnya, layar televisi kita dipenuhi oleh tayangan sebuah sidang yang menghadirkan saksi seorang pejabat tinggi keuangan di sebuah perusahaan. Dari kesaksian beliau, terungkap nama-nama populer yang sesungguhnya memiliki masa depan yang cemerlang. Dalam 10-30 tahun mendatang beliau-beliau itu bisa meraih pencapaian yang sangat tinggi. Namun persidangan itu mengungkapkan betapa besarnya godaan kenikmatan. Jika semuanya itu terbukti, mungkin kita akan melihat perjalanan orang-orang cemerlang terhenti di sebuah belokan tajam yang pada awalnya terlihat indah; namun ternyata membawa para penempuhnya ke jurang kejatuhan. Perjalanan kita menuju masa depan pasti diwarnai berbagai godaan. Semoga kita semua mampu untuk mengatasinya.
 
5.      Menyiapkan masa depan yang sebenarnya. Masa depan yang Anda maksud itu seperti apa sih?  Usia 45 tahun sudah kaya raya? Pada saat pensiun sudah punya sawah atau kantor megah? Percayalah, saya pun memiliki keinginan yang sama dengan semua yang Anda inginkan itu. Pertanyaannya adalah; jika nanti kita sudah mencapai semua itu, lantas kita akan menggunakannya untuk apa? Diwariskan pada keturunan. Bagus. Dibelikan pulau pribadi. Mantap. Dibuatkan tugu peringatan. Keren. Apa lagi? Jika hanya sekedar seperti itu, apa iya yang kita lakukan untuk meraihnya benar-benar sepadan? Jika setelah meninggal kita tidak lagi menikmatinya, apa masih layak dikejar ya? Oh, tentu saja. Kita pantas mengejarnya. Namun, kita perlu selalu mengingat bahwa ada 'masa depan' lain yang menanti kita. Yaitu masa depan yang kualitasnya ditentukan oleh jawaban atas pertanyaan ini;'selama hidup, elo ngapain aja?'. "Duit elo yang banyak itu, datangnya dari mana?'. "Pegimane cara mendapatkannya?'. Dan satu lagi; "Pegimane elo membelanjakannya….?'. Secara pribadi saya mengharapkan pertanyaan seperti itu. Bukan hendak menantang Tuhan. Melainkan mengharapkan keadilan. Supaya orang-orang baik mendapatkan imbalan atas kebaikannya. Sedangkan orang-orang yang telah berbuat semena-mena belajar bertanggungjawab atas perbuatannya. Dengan kesadaran itu, semoga kita lebih tertarik untuk menyiapkan masa depan yang sebenarnya itu.
 
Di JFX, kita bisa membuat kesepakatan tentang harga komoditas untuk jangka waktu tertentu dimasa depan. Begitu jatuh tempo, kita mendapatkan jaminan harga sesuai yang tertera dalam kontrak, meskipun di pasar sedang terjadi kekacauan. Guru kehidupan saya bercerita tentang sebuah kontrak yang sudah disepakati oleh setiap insan. Yaitu kontrak yang dibuat antara dirinya dengan tuhannya jauh sebelum dia dilahirkan. Bunyinya begini; "Alastu birobbikum?" (Bersediakah engkau bersaksi bahwa aku adalah satu-satunya tuhanmu?) Begitu Tuhan bertanya. Lalu ruh yang belum dipertemukan dengan jasad itu menjawab; "Balaa, syahidna" (Benar Tuhanku, aku menjadi saksi atasnya). Perjanjian itu terjadi antara setiap pribadi dengan Sang Pencipta. Dan dimasa depan, Tuhan akan menagih janji itu. Janji yang sepatutnya tidak berubah. Karena apapun yang terjadi diluar sana, nilai perjanjian kita tetap berlaku. Siapkah kita untuk memenuhi seluruh isi perjanjian itu jika kelak tiba saatnya naskah perjanjian yang kita buat itu telah 'jatuh tempo'? Semoga.
 
Mari Berbagi Semangat!
DEKA - Dadang Kadarusman  26 JaNEWary 2012
Trainer of ADAPTING TO CHANGE In-house program
 
Catatan Kaki:
Masa depan kita ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini. Maka berbaik-baiklah pada hari ini.
 
Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.
 
Apa sih 'Natural Intelligence' itu? Sebuah pertanyaan yang mengusik banyak orang dalam tahun-tahun terakhir ini. Jawabannya ada dalam Buku Natural Intelligence Leadership, yang baru terbit January 2012. Buku ini memberi sudut pandang baru dan membuka kesadaran tentang bentuk kecerdasan insani yang sesungguhnya. Buku ini juga berisi langkah-langkah praktis tentang bagaimana menerapkannya dalam kehidupan keseharian kita. Baik di rumah, maupun dikantor, atau lingkungan kita. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.dadangkadarusman.com atau KLIK DISINI  
 
Tentang Dadang Kadarusman
~ Spesialisasi training di bidang: NATURAL INTELLIGENCE dan penerapannya dalam LEADERSHIP, PERSONNEL DEVELOPMENT dan PERSONAL EXCELLENCE ~ (Phone: 0812 19899 737 – www.dadangkadarusman.com )
 
Mari Berbagi Semangat!
Author, Trainer, & Public Speaker
Dare to invite Dadang? Call Ms. Vivi at 0812 1040 3327
 

__._,_.___
Recent Activity:
Jika hendak unsubscribe/keluar dari Mailing list ini, dapat dilakukan dgn mengirimkan email kosong ke alamat: sintesa-resourcing-unsubscribe@yahoogroups.com

.

__,_._,___

#FrenBC @ Artikel – Presenting The Future

 

 
Artikel – Presenting The Future
 
Hore, Hari Baru! Teman-teman.
 
Catatan Kepala:"Tidak seorang pun tahu pasti yang akan terjadi dimasa depan. Namun kita bisa memperkirakannya dari cara hidup masa kini."
 
Presenting the future. Kalimat yang menarik, bukan? Membawa masa depan kepada kekinian. Maaf, kalimat ini bukan sebuah jargon yang sekedar enak didengar atau keren untuk diucapkan. Bagi saya, kalimat itu memiliki makna yang teramat dalam. Mengapa? Karena kita semua menginginkan masa depan yang lebih baik, bukan? Kita terikat kepada masa depan. Itulah sebabnya mengapa kita menabung. Mengapa kita bekerja. Mengapa kita menjalani hari-hari kita dengan yang seharusnya. Karena jika tidak ada masa depan, mungkin kita sudah sejak lama menyerah. Jika tidak ada masa depan, mengapa Anda mau bersusah payah melakukan pekerjaan itu? Jika tidak ada masa depan, mengapa Anda masih mau keluar rumah pagi-pagi sekali, berjibaku dibawah tatapan matahari, dan baru pulang dimalam hari? Masa depan, itulah alasan kita. Pertanyaannya adalah; masa depan kita akan menjadi seperti apa ya……?    
 
Pekan lalu, saya berkesempatan untuk menjadi narasumber dalam sharing session di The Jakarta Futures Exchange (JFX). Dalam hubungan dengan JFX itulah saya pertama kali mengenal motto itu. Sekarang Anda tahu jika kalimat itu bukan saya yang membuat. Saya meminjamnya dari JFX yang tengah berbenah diri melakukan perubahan untuk menuju masa depan yang lebih baik. Jauh-jauh ngomongin JFX, buat kita pribadi apa manfaatnya? Oh, banyak sekali. Kalau JFX melakukan perubahan di tingkat korporasi, maka kita bisa melakukannya di tingkat pribadi. Perusahaan berbicara soal visi. Kita pun sama-sama ingin melihat masa depan yang lebih baik. Maka presenting the future itu memiliki revelansi yang tinggi dengan proses pertumbuhan setiap pribadi. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar dari motto presenting the future, saya ajak memulainya dengan memahami 5 sudut pandang Natural Intelligence (NatIn™), berikut ini:
 
1.      Mulai dengan membidik ke masa depan. Membidik ke masa depan adalah langkah pertama yang perlu kita lakukan. 'The future', kalau kata teman-teman di JFX. Dimasa depan ada begitu banyak alternatif atau pilihan berupa berbagai kemungkinan. Nah, kita mau memilih kemungkinan yang mana. Sederhananya, kita ingin mewujudkan masa depan seperti apa. Jadi dasarnya bukanlah menebak-nebak masa depan kita 'akan' menjadi seperti apa. Melainkan kita merancangnya 'supaya' menjadi seperti apa. Lho, apakah ada bedanya? Ada. Meramalkan akan menjadi seperti apa masa depan itu hanya sekedar 'nrimo'. Hanya meneropong. Apapun yang akan terjadi, ya kita sekedar tahu. Kalau sudah tahu, so what? Kalaupun ada gunanya hanya sedikit. Tetapi merancangnya supaya menjadi apa, memiliki arti yang berbeda sekali. Itu adalah geliat. Cita-cita. Atau tekad.  Kita melihat adanya kemungkinan bahwa masa depan kita akan menjadi seperti yang kita inginkan. Maka begitu
melihat alternatif itu, kita membidiknya kearah itu. Bukankah kita selalu mempunyai kemerdekaan untuk berjalan kearah mana saja? Jika demikian, kita pun merdeka untuk membidik masa depan pada opsi atau pilihan kemungkinan yang mana pun.
 
2.      Tetap berpijak kepada hari ini. Mengejar masa depan sering membuat kita lupa untuk berpijak pada hari ini. Padahal, tidak ada masa depan yang 'putus hubungan' dengan hari ini. 'The present', teman-teman di JFX bilang. Ada keterkaitan erat antara the future dengan the present. Maka tugas kita adalah 'presenting the future', yaitu; menjadikan masa depan sebagai agenda utama kita hari ini. Sederhananya, kita perlu mengindahkan tindakan dan perilaku kita hari ini agar bisa mendukung terwujudnya masa depan yang kita inginkan. Mari perhatikan sekali lagi, betapa kita mengimpikan masa depan yang indah dan menyenangkan. Kita tahu bahwa untuk mewujudkannya kita harus memiliki kualitas pribadi tertentu, misalnya. Namun, hari-hari kita tidak dijalani dengan usaha untuk mengasah diri hingga mencapai tingkatan yang memungkinkan kita mewujudkan masa depan itu. Jika kita menyia-nyiakan hari ini, maka jalan menuju ke masa depan yang kita
inginkan akan menjadi semakin panjang. Sebaliknya jika kita benar-benar mengoptimalkan 'hari ini', maka kita memiliki peluang lebih besar untuk meraih apa yang kita inginkan.  
 
3.      Lintasi naik-turun perjalanannya. Jika kita masih merasa perjalanan ini hanya menanjak saja atau menurun melulu, mungkin kita belum berjalan cukup jauh. Jadi, jangan dulu mengeluh. Beratnya tanjakan. Atau mengerikannya turunan curam. Itu hanya sementara saja. Jika yakin bahwa itu jalan terbaik menuju ke masa depan yang kita inginkan itu, maka tidak ada pilihan lain kecuali menjalaninya, bukan? Kecuali jika Anda tidak yakin. Ya jangan tinggal terus di jalan itu dong. Cari, jalan mana yang Anda yakini. Harga komoditas juga sama; kadang naik, kadang turun. Saat naik teman-teman di JFX gembira karena kenaikan itu mengindikasikan peluang mendapatkan laba. Pada saat turun juga teman-teman JFX tetap gembira, karena itu mengisyaratkan untuk bersiap-siap menanamkan investasinya. Kita, mungkin perlu belajar kepada mereka. Agar ketika melintasi jalan mendaki kita tetap optimis bahwa pendakian itu akan membuat nilai diri kita semakin tinggi. Sedangkan
ketika meluncur pada turunan curam, kita juga tetap yakin bahwa turunan itu bisa menumbuhkan rasa syukur yang mendalam. Dengan begitu, kita selalu memiliki optimisme yang ditemani oleh rasa syukur. Sebab, optimisme memberi kita energy untuk terus melangkah. Sedangkan rasa syukur memampukan kita untuk menikmati apa yang kita miliki. Jadi, saat melintasi jalur naik dan turunnya; ya jalani saja.
 
4.      Waspada terhadap berbagai godaannya. Di sepanjang perjalanan kita ada banyak sekali persimpangan, perempatan atau pertigaan. Banyak juga jalan kecil dan gang. Semuanya bisa membelokkan kita kearah yang tidak menuju ke tempat yang kita ingin datangi. Perjuangan kita juga selalu dirubungi oleh berbagai macam godaan. Diantaranya berupa kenikmatan dan kesenangan yang memiliki daya tarik sedemikian besarnya. Sejak kemarin misalnya, layar televisi kita dipenuhi oleh tayangan sebuah sidang yang menghadirkan saksi seorang pejabat tinggi keuangan di sebuah perusahaan. Dari kesaksian beliau, terungkap nama-nama populer yang sesungguhnya memiliki masa depan yang cemerlang. Dalam 10-30 tahun mendatang beliau-beliau itu bisa meraih pencapaian yang sangat tinggi. Namun persidangan itu mengungkapkan betapa besarnya godaan kenikmatan. Jika semuanya itu terbukti, mungkin kita akan melihat perjalanan orang-orang cemerlang terhenti di sebuah belokan tajam yang
pada awalnya terlihat indah; namun ternyata membawa para penempuhnya ke jurang kejatuhan. Perjalanan kita menuju masa depan pasti diwarnai berbagai godaan. Semoga kita semua mampu untuk mengatasinya.
 
5.      Menyiapkan masa depan yang sebenarnya. Masa depan yang Anda maksud itu seperti apa sih?  Usia 45 tahun sudah kaya raya? Pada saat pensiun sudah punya sawah atau kantor megah? Percayalah, saya pun memiliki keinginan yang sama dengan semua yang Anda inginkan itu. Pertanyaannya adalah; jika nanti kita sudah mencapai semua itu, lantas kita akan menggunakannya untuk apa? Diwariskan pada keturunan. Bagus. Dibelikan pulau pribadi. Mantap. Dibuatkan tugu peringatan. Keren. Apa lagi? Jika hanya sekedar seperti itu, apa iya yang kita lakukan untuk meraihnya benar-benar sepadan? Jika setelah meninggal kita tidak lagi menikmatinya, apa masih layak dikejar ya? Oh, tentu saja. Kita pantas mengejarnya. Namun, kita perlu selalu mengingat bahwa ada 'masa depan' lain yang menanti kita. Yaitu masa depan yang kualitasnya ditentukan oleh jawaban atas pertanyaan ini;'selama hidup, elo ngapain aja?'. "Duit elo yang banyak itu, datangnya dari mana?'.
"Pegimane cara mendapatkannya?'. Dan satu lagi; "Pegimane elo membelanjakannya….?'. Secara pribadi saya mengharapkan pertanyaan seperti itu. Bukan hendak menantang Tuhan. Melainkan mengharapkan keadilan. Supaya orang-orang baik mendapatkan imbalan atas kebaikannya. Sedangkan orang-orang yang telah berbuat semena-mena belajar bertanggungjawab atas perbuatannya. Dengan kesadaran itu, semoga kita lebih tertarik untuk menyiapkan masa depan yang sebenarnya itu.
 
Di JFX, kita bisa membuat kesepakatan tentang harga komoditas untuk jangka waktu tertentu dimasa depan. Begitu jatuh tempo, kita mendapatkan jaminan harga sesuai yang tertera dalam kontrak, meskipun di pasar sedang terjadi kekacauan. Guru kehidupan saya bercerita tentang sebuah kontrak yang sudah disepakati oleh setiap insan. Yaitu kontrak yang dibuat antara dirinya dengan tuhannya jauh sebelum dia dilahirkan. Bunyinya begini; "Alastu birobbikum?" (Bersediakah engkau bersaksi bahwa aku adalah satu-satunya tuhanmu?) Begitu Tuhan bertanya. Lalu ruh yang belum dipertemukan dengan jasad itu menjawab; "Balaa, syahidna" (Benar Tuhanku, aku menjadi saksi atasnya). Perjanjian itu terjadi antara setiap pribadi dengan Sang Pencipta. Dan dimasa depan, Tuhan akan menagih janji itu. Janji yang sepatutnya tidak berubah. Karena apapun yang terjadi diluar sana, nilai perjanjian kita tetap berlaku. Siapkah kita untuk memenuhi seluruh isi perjanjian itu jika kelak
tiba saatnya naskah perjanjian yang kita buat itu telah 'jatuh tempo'? Semoga.
 
Mari Berbagi Semangat!
DEKA - Dadang Kadarusman –  26 JaNEWary 2012
Trainer of ADAPTING TO CHANGEIn-house program
 
Catatan Kaki:
Masa depan kita ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini. Maka berbaik-baiklah pada hari ini.
 
Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.
 
 
Apa sih'Natural Intelligence' itu? Sebuah pertanyaan yang mengusik banyak orang dalam tahun-tahun terakhir ini. Jawabannya ada dalam Buku Natural Intelligence Leadership, yang baru terbit January 2012. Buku ini memberi sudut pandang baru dan membuka kesadaran tentang bentuk kecerdasan insani yang sesungguhnya. Buku ini juga berisi langkah-langkah praktis tentang bagaimana menerapkannya dalam kehidupan keseharian kita. Baik di rumah, maupun dikantor, atau lingkungan kita. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.dadangkadarusman.com atau KLIK DISINI  
 
Tentang Dadang Kadarusman
~ Spesialisasi training di bidang: NATURAL INTELLIGENCE dan penerapannya dalam LEADERSHIP, PERSONNEL DEVELOPMENT dan PERSONAL EXCELLENCE ~ (Phone: 0812 19899 737 – www.dadangkadarusman.com )
Mari Berbagi Semangat!
 
DEKA - Dadang Kadarusman
Author, Trainer, & Public Speaker
Dare to invite Dadang? Call Ms. Vivi at 0812 1040 3327
Info Buku Natural Intelligence Leadership Klik Disni
www.dadangkadarusman.com

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
<*> http://www.facebook.com/groups/bisniscenter || http://twitter.com/BisnisCenter

+++
:-) Do...., Real, Respect, Warm, Interact, Related, Short-Informative
:-( Don't., OneLiner, scam, MLM pyramid spam scheme, illegal-SARA
*_^ Just Friday 4 Selling or promote your Service/Product
.

__,_._,___

[milis tarki] Urgently Needed: Sales Engineer

 

An established Sole Agent/Distributor company for drilling and production
equipment, serving all major oil, gas & geothermal companies in Indonesia
since 1979, having office in Sudirman Area - Central Jakarta, is inviting a
suitable candidate to join the company for the Sales Executive position.
The qualified candidate will join our sales team and management to improve
the sales coverage in Indonesia and to provide better customer services.

Qualifications:

- Male, Max 36 years old
- Min. S1 Degree in Engineering from a recognized institution
- 2 year experience in a related task/job is a plus
- Good command of English language
- Proficient in Word, Excel and PowerPoint

*Please send your complete CV with photo (mandatory) by email to:*

ptbas.jobsdb@yahoo.com

*or to the following address:*

Employment Officer

Prince Centre Building, Room 801

Jl. Jendral Sudirman Kav. 3-4

Jakarta 10220, Indonesia

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___

[milis tarki] Vacant Position : DCRC Staff

 

Dear Ladies,

At present, we are looking for 1 (one) candidate as DCRC Staff to be placed on one of premium Automotive brand in South Jakarta.

With requirements are :

1. Male / Female, age 21 - 25, Single is a Must
2. Educational Background min. Diploma from any major
3. Has experience in dealing with Customer Care min. 1 year and good
knowledge of Administration jobs.
4. Able to use Ms. Office Program and good command in English
(written and spoken)
5. Customer Service Oriented and behavior.
6. Able to work at team and individually.

Benefits :
1. Permanent Staff
2. Salary gross / month (UMP)
3. Incentive
3. Health Allowance (in - out patient)
4. Attendance Allowance
5. Jamsostek
6. Career Path Development

Please send your complete Application Letter and CV to:

HRD
emilie_paskana@cbn.net.id

Rgds,

Emil

__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___